Dampak Buruk Curhat di Media Sosial secara Berlebihan

Dampak buruk curhat di media sosial secara berlebihan - Pernahkah anda menjumpai seseorang yang sering curhat di media sosial? Entah itu curhat tentang diri sendiri, keluarga, hubungan, teman, sahabat, pacar, dan lain sebagainya. Bagaimana tanggapan anda tentang hal itu?

Mungkin jika hal itu dilakukan sekali atau dua kali tidak akan menjadi masalah jikalau memang yang di-curhat-kan itu bukanlah hal yang dirahasiakan atau hal yang menjadi aib diri sendiri atau aib orang lain. Tapi jika curhat terlalu berlebihan, dan apalagi yang di-curhat-kan itu merupakan aib diri sendiri atau orang lain, tentu hal itu akan menjadi masalah besar bagi diri sendiri, dan juga bagi orang yang terkait dalam curhatan tersebut. Bagaimana tidak, curhatan yang dituliskan di media sosial akan diketahui oleh semua pengguna medsos. Bukan hanya orang sekitar anda saja yang tahu, bahkan semua orang yang tidak terbataskan oleh wilayah. Maka dari itu, berpikirlah dua kali sebelum curhat di media sosial.

Lalu apa saja sih sebenarnya dampak buruk dari curhat di media sosial? Sebenarnya ada banyak dampak buruknya ketika anda memilih untuk curhat di media sosial. Apalagi jika hal ini dilakukan secara berlebihan dan melewati batas. Bukan hanya anda yang terkena dampak buruk, namun juga orang yang terkait dalam curhatan anda di medsos. Berikut ini beberapa dampak buruk curhat di media sosial:

Dampak Buruk Curhat di Media Sosial secara Berlebihan
Dampak Buruk Curhat di Media Sosial secara Berlebihan

1. Orang lain bisa ilfeel sama anda

Setiap hari, setiap saat, setiap waktu, anda selalu curhat ini dan itu di media sosial. Bahkan hampir beberapa menit sekali anda selalu menuliskan sesuatu dan mengunggah hal-hal yang bersifat pribadi di akun sosial media anda. Mungkin anda berpikir ini tidak akan mengganggu. Tapi orang lain dalam lingkaran media sosial anda akan terganggu dan merasa ilfeel. Sebab, yang mereka lihat di timeline mereka hanyalah 'sampah-sampahmu'. Dampak buruk dalam jangka panjang adalah, hubungan anda di dunia nyata dengan sejumlah orang menjadi renggang. Hal ini tentu disebabkan karena kelakuan anda di media sosial yang suka 'nyampah sembarangan'.

2. Orang lain bisa menyerang kelemahan anda dengan mudah

Memang setiap orang pasti merasa galau dan pasti ada saja masalah yang membuat seseorang merasa galau. Begitu juga dengan anda. Namun meskipun anda merasa galau, tidak sepatutnya anda selalu curhat di media sosial. Galau sedikit langsung curhat, sedih sedikit curhat, sakit sedikit curhat, dan seterusnya. Anda membeberkan secara terang-terangan di media sosial tentang sisi kerapuhanmu. Jika anda terus seperti ini, bukan tidak mungkin orang akan memanfaatkan kelemahan anda ini untuk menyerang anda. Sebab, anda mudah sekali berbagi hal-hal yang bersifat pribadi di media sosial.

3. Emosi anda jadi semakin tidak stabil

Dalam beberapa kasus yang telah terjadi, curhat di media sosial malah bisa menyebabkan kegalauan dalam diri sendiri menjadi lebih bertambah. Sebagai contoh, anda curhat di media sosial mengenai dirinya. Anda berharap dia bisa melihat dan membaca curhatan anda lalu sadar. Setelah berjam-jam anda menunggu, bahkan hingga berhari-hari anda menunggu, ternyata dia tidak merespon curhatan milik anda. Jika hal ini yang terjadi, tentu akan semakin membuat anda menjadi lebih gondok kan?

4. Bisa menimbulkan prasangka buruk

Anda pernah mengalami hal ini? Anda berniat curhat di media sosial dengan maksud ingin menyindir si A, tapi ternyata yang merasa tersindir malah si B. Akhirnya terjadilah salah sangkah dan timbul prasangka buruk diantara keduanya. Padahal sebelumnya anda dengan si B tidak ada masalah, eh malah sekarang menjadi masalah besar akibat curhatan tersebut. Jika hal ini terjadi pada diri anda, apa yang akan anda lakukan? Inilah efek buruk sering curhat di media sosial dan tidak memikirkan bagaimana yang akan terjadi setelah curhat.

Demikianlah informasi tentang Dampak Buruk Curhat di Media Sosial secara Berlebihan. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef