Tradisi Unik Lebaran Diberbagai Negara

Tradisi unik lebaran diberbagai negara - Lebaran belum tiba, namun suasananya sudah mulai merasuk ke hati. Bersiap-siaplah untuk merayakan hari kemenangan setelah melaksanakan puasa sebulan penuh. Semoga puasa kita sebulan bisa diterima Allah SWT. Amin.

Berbicara tentang merayakan hari raya idul fitri. Biasanya setiap daerah berbeda-beda caranya. ada yang takbir keliling mengelilingi kampung, ada juga yang berbagi-bagi makanan antar rumah ke rumah, dan masih banyak lagi. Tapi di Indonesia ini yang mungkin tidak bisa lepas adalah mudik, bagi-bagi THR, dan sungkeman. Ya, kebiasaan ini sudah melekat dalam masyarakan Indonesia. Kalau urusan makanan, biasanya makanan khas lebaran di Indonesia adalah ketupat, lepet, opor ayam, rendang, dan kawan-kawannya.

Itu tradisi yang ada di Indonesia, lalu bagaimana kalau di negara lain? Apakah melakukan hal yang sama dengan di negara Indonesia? Ada beberapa tradisi unik yang dilakukan diberbagai negara di saat lebaran tiba. Berikut ini teradisi unik lebaran diberbagai negara:
Tradisi Unik Lebaran Diberbagai Negara
Tradisi Unik Lebaran Diberbagai Negara

1. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, biasanya masyarakat musli merayakan Idul Fitri dengan berkhidmat dan saling mengabarkan mengenai datangnya hari raya kemenangan melalui internet dan telepon. Bagi masyarakat di sana, sholat Idul Fitri merupakan hal terpenting yang tidak boleh ditinggalkan. Sebab hanya satu kali dalam setahun.

2. Turki

Sedangkan di Turki, masyarakat merayakan Idul Fitri dengan memakai pakaian khas Turki yang dikenal dengan dengan Bayramlik. Di Turki, Idul Fitri disebut dengan Bayram. Dan salam yang diucapkan disana adalah dengan kata "Bayraminiz Kultu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau "Bayraminiz Mubarek Olsun". Sama halnya di Indonesia, disana juga membiasakan sungkem atau cium tangan dengan orang tua ketika Lebaran. Dan setelah itu juga akan keliling antar rumah tetangga untuk mengucapkan salam Bayram dan doa.

3. Malaysia

Jika di Malaysia terdapat tradisi yang sangat mirip dengan Indonesia. Di negeri Tetangga ini juga menyeciakan makanan khas lebaran seperti ketupat dan rendang. Masyarakat Malaysia juga melakukan tradisi seperti halnya di Indonesia, yaitu mencium tangan orangtuanya lalu melanjutkan mencium tangan orang yang lebih tua. Di negara Malaysia juga tak pernah meninggalkan ziarah ke sanak saudara yang sudah meninggal.

4. Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan Idul Fitri selalu identik dengan pertunjukan seni. Setiap lebaran tiba selalu di isi dengan pertunjukan seni teater, pembacaan puisi, parade pertunjukan musik, tarian, dan sebagainya. Selain itu disana juga membiasakan mendekor rumahnya dengan khas lebaran. Untuk makanan khas Arab Saudi yang disediakan adalah daging domba yang dicampur dengan nasi dan sayur tradisional.

5. China

Di negara China, masyarakat islam merayakan Idul Fitri dengan berkumpul bersama sanak saudara lalu makan besar setelah melaksanakan shalat Ied. Masing-masing mengenakan pakaian khas lebaran. Kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita mengenakan baju hangat dan kerudung. Setelah itu, mesyarakat sana juga tak lupa mengunjungi makam sanak saudara dan juga tokoh muslim yang sudah meninggal.

6. Australia

Meskipun di Australia agama Islam adalah agama minoritas, namun umat muslim disana diberikan kebebasan untuk menjalankan hak dan kewajiban mereka untuk beragama. Banyak juga perusahaan yang meliburkan karyawan-karyawan muslim agar mereka bsia beribadah dan merayakan Idul Fitri bersama anggota keluarga. Di Australia lebaran dirayakan dengan meriah, yaitu festival multi kultur yang melibatkan umat muslim dan non muslim. Bahkan pejabat negara pun ikut hadir disana.

7. Nigeria

Di Nigeria, Idul Fitri disebut juga dengan "Sallah Kecil". Dan salam yang diucapkan adalah "Barka Da Sallah" yang berarti salam sejahtera di hari raya. Memang di negara ini dihuni oleh umat islam dan kritiani yang saling berdampingan. Namun disana diberi kebebasan menjalankan hak agama masing-masing. Bahkan disaat merayakan lebaran ini juga ada warga non muslim yang ikut berpartisipasi.

8. Suriname

Penduduk Suriname kebanyakan adalah keturunan Suku Jawa. Jadi tidak heran jika di sana terdapat budaya yang sama dengan yang ada di Jawa. Sedangkan penetapan hari raya Idul Fitri di sana sama dengan di Jawa yaitu menggunakan perhitungan ala primbon yang merupakan peninggalan nenek moyang jaman dulu.

9. India

Di India, umat muslim berkumpul di Masjid yang menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi untuk melakukan shalat Ied bersam. Setelah shalat, mereka akan berkumpul untuk menikmati hidangan khas sambil berbincang-bincang. Hidangan khusus disana adalah siwaiyaan yang merupakan campuran bihun manis yang dihidangkan bersama susu dan buah-buahan kering.

Demikianlah informasi tentang Tradisi Unik Lebaran Diberbagai Negara. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef