Setelah Putus, Pria Ini Tuntut Ganti Rugi Biaya Kencan 8 Juta Pada Mantan Kekasih

Setelah Putus, Pria Ini Tuntut Ganti Rugi Biaya Kencan 8 Juta Pada Mantan Kekasih - Setiap hubungan pasti suatu saat akan ada konflik dan bisa berakhir ditengah jalan, begitu juga dengan hubungan percintaan. Bagi kita semua juga sudah bukan hal yang asing tentang putus hubungan, bahkan kita juga sering mengalami putuh hubungan dengan sang kekasih. 

Memang dalam menjalani hubungan percintaan, kebanyakan biaya kencan dikeluarkan oleh pria. Namun terkadang setelah hubungan berakhir, pria tidak terima kerena telah mengeluarkan banyak biaya ketika sedang kencan dengan wanita pujaannya sehingga tak jarang pria mintak ganti rugi. Begitu juga yang dialmi oleh hubungan asal Rusia ini.

Huhungan pasangan asal Rusia ini tidak hanya sekedar berakhir saja, namun juga harus berlanjut ke jalur hukum. Hal ini dikarenakan sang pria tidak terima hubungannay berakhir dan minta gantii rugi atas biaya kencan yang telah dikeluarkannya. Tak tanggung-tanggung sang pria meminta ganti rugi sebesar 4 ribu rubel atau setara dengan 8 juta rupiah.
Setelah Putus, Pria Ini Tuntut Ganti Rugi Biaya Kencan 8 Juta Pada Mantan Kekasih
Setelah Putus, Pria Ini Tuntut Ganti Rugi Biaya Kencan 8 Juta Pada Mantan Kekasih

Nina Zgurskaya tidak menyangka jika dirinya mendapatkan surat panggilan dari pengadilan. Dalam surat panggilan tersebut tertulis mantan pacarnya meminta ganti rugi sebesar 4 ribu rubel atau setara 8 juta rupiah, atas gagalnya acara pelesir di Semenanjung Crima.

Cerita ini unik ini berawal ketika Nina dan sang kekasih yang tak disebutkan namanya tersebut memutuskan untuk berlibur ke Semenanjung Crima pada tahun 2015. Namun sepanjang perjalanan ternyata Nina tidak dilamar seperti yang diperkirakan. Karena marah Nina akhirnya memutuskan untuk pulang lebih awal dari jadwal yang telah diatur oleh birp perjalanan. Secara sepihak Nina memutuskan hubungan mereka berakhir.

Karena hal tersebut, ternyata sanga pria tak terima. Sang mantan meminta ganti rugi ongkos liburan yang telah rusak serta kerugian imateril lainnya. Jadi selain ganti rugi ongkos liburan tersebut, pria tersebut juga meminta seluruh pengeluaran selama bersama Nina diganti juga.

Uniknya ketika membuktikan dasar gugatannya tersebut, pria tersebut tidak mengaku sebagai pacar Nina melainkan sebagai orang yang memfasilitasi Nina dalam perjalanan liburan.

Kasus ini terbilang aneh dan unik. Besar kemungkinan gugatan pria tersebut pada Nina akan di tolak oleh hakim. Jika memang mereka bukan sepasang kekasih, seharusnya setiap pengeluaran untuk makan, jalan-jalan dan lain sebagainya memakai nota.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef