Suara yang dilarang Rosulullah, Namun Sekarang Dianggap Biasa

Suara yang dilarang Rosulullah, namun sekarang dianggap biasa - Bismillahirrahmaanirrahim. Sebagai umat setia Nabi Muhammad SAW, sudah sepatutnya kita selalu memperhatikan apa yang di sampaikan oleh beliau. Baik itu yang di anjurkan maupun yang dilarang. Sebab, apa yang dilakukan Rosulullah, baik itu yang bersumber dari Qouliyah maupun Fi'liyahnya akan menjadi pedoman bagi kita semua.

Berbicara tentang apa yang pernah disabdakan oleh Rosulullah SAW. Banyak yang sebenarnya kita belum mengetahuinya. Mulai dari hal kecil sampai hal besar. Mulai yang dilarang, dianjurkan, dan juga diwajibkan. Untuk itu kita harus memiliki kesadaran diri untuk belajar kepada Guru-guru kita, pada Habaib, dan Ulama'.
Mungkin dari kita pernah melihat atau menjumpai tak jarang kaum muslim yang melanggar suatu hal yang sebenarnya dilarang oleh Rosulullah. Entah itu memang karena tidak tahu atau memang berniat melanggarnya. Semoga saja kita bukan termasuk orang yang suka melanggar apa yang sebenarnya menjadi larangan. Amin.

Berbicara tentang larangan, berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis, ada dua hal yang dilarang dan tidak boleh dilakukan oleh kaum muslim. "Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika mendapat nikmat dan suara jeritan tangis yang keras ketika mendapatkan musibah" (HR. Imam Tirmidzi dan Imam Baihaqi)

1. Suara seruling ketika sedang mendapatkan nikmat

Suara yang dilarang Rosulullah, Namun Sekarang Dianggap Biasa
Suara yang dilarang Rosulullah, Namun Sekarang Dianggap Biasa
Perlu anda perhatikan pada larangan ini. Sudah jelas dalam hadist kalau Rosulullah melarang membunyikan suara seruling ketika sedang mendapatkan nikmat. Namun pada zaman sekarang ini menganggap hal itu adalah suatu hal yang biasa.

Bahkan tak jarang juga acara-acara penting seperti pernikahan, walimahan, khitanan, mendatangkan grup musik yang disitu juga ada serulingnya. Itu dilakukan untuk menghibur para tamu yang hadir. Sebenarnya dalam ajaran islam tidak diperbolehkan memeriahkan acara tersebut dengan musik-musik. Cukuplah saja dengan selametan biasa lalu mendoakan bersama. Tidak perlu meriah-meriah seperti itu. Sebab biasanya kalau diadakan acara semeriah itu akan lebih mendatangkan kemaksiatan.

Jadi, jika belum tahu apakah hal itu dilarang atau tidak, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada guru yang tahu. Hal ini untuk menjaga kehati-hatian kita dalam melakukan suatu hal. Jangan asal melakukan tapi tidak tahu maksud yang sebenarnya.

2. Menangis dengan keras saat datang musibah

Suara yang dilarang Rosulullah
Suara yang dilarang Rosulullah, Namun Sekarang Dianggap Biasa

Memang wajar bagi setiap orang meneteskan air mata ketika mendapati keluarganya atau dirinya sendiri terkena musibah. Baik itu musibah hilangnya barang kesayangan maupun meninggalnya anggota keluarga.
Dalam hal menangis, memang Rosulullah tidak melarang seseorang menangis ketika ada keluarga atau kerabatnya yang meninggal. Itu sifat manusiawi yang memiliki hati. Sebab kalau tidak menangis berarti tidak memiliki kasih sayang dalam hatinya.

Namun dalam menangis kita harus memperhatikan. Meskipun Rosulullah tidak melarang kita menangis saat mendapat musibah, kita juga tidak boleh menangis berlebihan. Tidak perlu menangis jerat-jerit histeris dan tidak karuan sampai sobek-sobek baju atau membuat berantakan sekitarnya. Itu malah dilarang oleh Rosulullah.

Menangislah sewajarnya. Dan jika sedang mendapat musibah, kita tetap diwajibkan untuk sabar dan jangan menuruti hawa nafsu. Menangis berlebihan bukanlah hal yang timbul dari kasih sayang, melainkan karena nafsu dalam diri. Maka, doakanlah anggota keluarga yang meninggal, dan juga berdoalah agar sekeluarga yang ditinggal tetap diberi ketabahan dan kesabaran serta bisa menerima kepergiannya. Musibah adalah suatu ujian untuk kenaikan derajat seseorang dari Allah SWT.

Demikianlah informasi tentang Suara yang dilarang Rosulullah, Namun Sekarang Dianggap Biasa. Kedua sauara tersebut sangat dilarang oleh Rosulullah, namun banyak umat muslim yang justru memperdengarkan suara tersebut. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef