Mitos Gerhana Matahari Diberbagai Negara

Mitos gerhana matahari diberbagai negara - Gerhana Matahari Total atau GMT adalah suatu fenomena alam yang jarang terjadi, dan fenomena GMT ini hanya hanya sekali dalam beberapa tahun. Ini sebabnya banyak orang yang pensaran dengan datangnya fenomena GMT.

Di berbagai belahan dunia, terdapat beberapa negara yang memang menyimpan mitos atas datangnya gerhana matahari total ini. Ada yang menganggap bahwa gerhana matahari total itu merupakan suatu peristiwa dimana matahari sedang dilahap oleh naga besar, dan ada juga yang menganggap kalau gerhana matahari total dapat menyebabkan kebutaan. Memang tentang kebutaan itu benar kalau ditatap secara langsung menggunakan mata telanjang tanpa alat bantu seperti kacamata atau teleskop.

Di Indonesia pun pernah membesarkan mitos tentang GMT. Dan bahkan sampai sekarang pun masih ada yang mempercayai hal ini. Nah, berikut ini ada beberapa negara diberbagai belahan dunia yang masih menyimpan mitos tentang gerhana matahari total:

Mitos Gerhana Matahari Diberbagai Negara
Mitos Gerhana Matahari Diberbagai Negara

1. Indonesia

Tahukah anda jika ternyata Indonesia dulu pernah menjadi jalan lewatnya gerhana matahari total atau GMT. Ya, tepatnya pada tahun 1983, yaitu pada kepemimpinan presiden Soeharto. Di beberapa wilayah di Indonesia mempercayai kalau GMT berkaitan dengan terjadinya pertempuran antara Bethara Kala melawan Bethara Guru. Dan kepala Bethara Kala dipenggal oleh Bethara Guru. Tapi ternyata kepala Bethara Kala telah berhasil menelan matahari. Sebab itu masyarakat disuruh untuk membunyikan lesung  dengan alu saat terjadinya GMT. Ini bertujuan agar surya matahari dimuntahkan kembali dan bisa muncul kembali.

2. Mesir kuno

Mesir kuno juga menyimpan mitos tentang terjadinya GMT. Mitologi Mesir kuno ini dikenal memiliki peradaban sangat kuat. Matahari merupakan bagian penting dalam kehidupan, karena ada dewa  Ra yang menjaga matahari. Dewa Ra ini digambarkan sosok manusia berkepala elang. Ra memimpin sebuah perahu yang banyak bersisi dewa untuk melintasi langit. Dan sampai sekarang pun mitos ini masih banyak dipercaya.

3. India

GMT pernah terjadi di India pada tanggal 28 Juli 2009. Dengan datangnya Gerhana matahari total ini, para cenayang India memprediksi akan ada kekerasan dan kekacauan yang melanda seluruh dunia. Dan dalam Hindu, terjadinya gerhana matahari total akibat dua setan yakni Rahu dan  Ketu yang diyakitin menelan matahari yang akhirnya terjadi gerhana. Para masyarakat meyakini bahwa ibu yang sedang hamil kalau keluar rumah pada saat GMT akan terjadi kelahiran cacat. Sebab itu ibu hamil tidak boleh keluar saat GMT.

4. China Kuno

Mitos tentang GMT juga pernah dibuat di negara China. GMT dikaitkan dengan seekor naga raksasa sedang melahap matahari. Kisah ini sudah diyakini warga Tiongkok sejak ribuan tahun yang lalu. Untuk membuat naga raksasa takut, para warga berbondong-bondong menabuh genderang dan juga menyalakan petasan ramai-rami. Hal ini ditujukan agar matahari bisa dikeluarkan dari mulut sang naga.

Demikianlah informasi tentang mitos gerhana matahari diberbagai negara. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef