Kalimat Menyentuh yang Justru Bikin Tambah Sakit

Kalimat menyentuh yang justru bikin tambah sakit - Disaat ada teman atau orang yang anda sayangi merasa terpuruk, sedang sakit, atau sedang tertimpa musibah. Tentu ada dorongan dalam hati anda untuk memberikan semangat pada dirinya. Ya, apalagi kalau orang tersebut adalah kekasih anda. Tentu akan lebih antusias lagi untuk memberinya semnagat agar bisa bangkit kembali.

Dalam memberikan semangat pada dia yang sedang tertimpa musibah atau sedang terpuruk, tentu anda juga harus berhati-hati, tidak hanya sekedar mengucapkan kata penyemangat tanpa memikirkan arti yang sebenarnya menurut dirinya. Karena mungkin kata penyemangat itu menurut anda sangat menyentuh dan dapat membuatnya bangkit dan ada pun berpikir kalau dirinya menganggap anda juga merasakan kesedihan seperti apa yang dia rasakan. Namun ternyata tidak, dia justru berpikir kebalikan dari apa yang anda pikirkan. Dia justru tersinggung dan malah tambah sakit. hmmm.

Memang dalam menyusun kata apapun itu harus dengan pemikiran detail terlebih dahulu. Bagaimana dampaknya bagi anda dan juga bagi dirinya. Jika sama-sama positif barulah boleh diungkapkan. Jika tak ada pemikiran sebelum diucapkan maka yang terjadi orang yang anda semangati malah membenci anda. Lalu, kalimat yang seperti apa yang membuatnya tambah sakit? Nah, berikut ini beberapa kalimat sangat menyentuh tapi justru membuatnya tambah sakit:

Kalimat Menyentuh yang Justru Bikin Tambah Sakit
Kalimat Menyentuh yang Justru Bikin Tambah Sakit

1. Kamu sangat kuat dan berani

Anda tahu dia menderita penyakit kronis yang bahkan mematikan. Ketika anda menjenguknya, anda berkata "kamu memang temanku yang sangat kuat dan berani". Anda tahu itu penyakit kronis dan tidak cocok kalau dianggap sebagai pertempuran. Anggapan anda seperti ini hanya akan membuatnya merasa tertekan. Seseorang menjadi kuat dan berani melakukan perlawanan terhadap rasa sakitnya adalah karena keinginan dirinya untuk bisa hidup lebih lama dan bisa melihat orang yang disayanginya lebih lama, bukan untuk pertempuran.

2. Aku tidak bisa berhenti menangisimu

Ketika anda tahu orang yang anda sayangi (entah itu kekasih ataupun sahabat) menderita suatu penyakit, tentu anda akan antusias untuk menjenguknya dan ingin memberikan perhatian lebih padanya. Meskipun anda ingin memberikan perhatian, bukan berarti anda harus menangisinya. Hal ini hanya akan membuat dirinya merasa lemah dan hanya menyusahkan orang lain termasuk anda.

3. Mengapa anda tidak mengatakannya?

Seseorang memilih untuk merahasiakan penyakitnya karena dia memiliki alasan tersendiri, tidak ingin dikasihi itu salah satunya. Ketika anda baru tahu kalau dia memiliki suatu riwayat penyakit, jangan sampai anda menanyakan mengapa dan apa alasannya menyembunyikan itu semua dari anda. Itu hanya akan membuatnya semakin bingung. Karena kembali merasa tidak ada masalah tidak semudah yang orang lain bayangkan. Sebab itu anda perlu tenang dan tetap beri perhatian.

4. Aku tahu beberapa penderita kanker dapat bertahan dengan penyakitnya hingga saat ini

Memang memberikan cerita positif kepada teman yang sedang menderita penyakit kanker adalah sauatu hal yang baik. Tapi bukan berarti anda harus membandingkan cerita orang lain dengan apa yang dialami teman atau orang yang anda sayangi tersebut. Itu hanya akan membuat dirinya merasa tersiksa. Karena memang penanganan kasus kanker akan berbeda pada masing-masing penderitanya. Anda tidak boleh menyamakannya dengan orang lain. Mungkin maksud anda hanya ingin membuatnya merasa lebih baik. Tapi anda juga perlu tahu kalau setiap penderita memiliki perjalanannya sendiri dan tentu tidak sama dengan orang lain.

Demikianlah Kalimat Menyentuh yang Justru Bikin Tambah Sakit. Kalimat tersebut memang terdengar menghibur, namun sebenarnya justru bikin tambah sakit. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef