3 Alasan Gaji Banyak Tapi Tidak Bahagia

Alasan gaji banyak tapi tidak bahagia - Dalam dunia pekerjaan, yang paling diutamakan untuk dicari apa? Pasti masalah gaji kan? Orang pasti ketika memilih pekerjaan adalah dengan melihat gajinya berapa. Gaji merupakan pertimbangan utama dan menjadi penentu pilihannya.

Ketika anda mendapakan info pekerjaan yang menawarkan gaji banyak, besar, dan tinggi, tentu anda akan sumringah, bungah, dan semangat untuk masuk dan melamar pekerjaan pada pihak perusahaan tersebut. Bagaimana tidak, gajinya saja melebihi apa yang anda inginkan. Ini sebabnya anda sangat tertarik untuk mendaftar dan menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

Nah, setelah anda mendaftar dan diterima di perusahaan. Anda mulai bekerja. Setlah beberapa waktu hari, minggu, dan bulan, ternyata anda tidak merasa bahagia dengan pekerjaan anda. Mengapa hal ini terjadi? Padahal gajinya pun banyak, apa penyebab dan alasan tidak merasa bahagia? Berikut ini beberapa alasan bekerja gaji banyak tapi tidak bahagia:

3 Alasan Gaji Banyak Tapi Tidak Bahagia
Alasan Gaji Banyak Tapi Tidak Bahagia

1. Stress kerja

Anda pasti tahu soal hal ini kan? Ya, gaji yang tinggi tentu juga mendapatkan tanggung jawab yang tinggi pula. Karena gaji juga tergantung pada berat tanggung jawab yang dipikulnya dalam dunia pekerjaan. Inilah salah satu hal yang membuat anda merasa stres. Stres memikirkan pekerjaan yang selalu memberikan anda tanggung jawab yang besar. Akhrinya anda pun tidak merasa bahagia akibat stres yang tak kunjung sembuh.

2. Kurang piknik

Memang anda bekerja untuk mencari nafkah. Dan itupun dengan keinginan anda sendiri. Namun, meskipun itu keinginan anda untuk bekerja, bukan berarti anda meninggalkan piknik. Kurang piknik juga akan membuat anda menjadi spaneng atau terlalu memikirkan pekerjaan. Dan ini pula yang membuat anda stres. Akhirnya anda pun tidak merasakan kebahagiaan dalam dunia pekerjaan anda. Karena anda selalu trfokus pada pekerjaan tanpa disertai refresing. Otak akan terasa kaku dan sulit berpikir lebih luas untuk mencari inspirasi.

3. Kurang waktu luang dengan keluarga

Nah, ini mungkin berlaku bagi pekerjaan yang memiliki jam kerja sift 2 atau 3. Ya, kerja jam pagi, terkadang siang, dan terkadang malam. Waktu untuk berkumpul dengan keluarga menjadi tidak tentu dan bahkan berkurang. Ini yang menyebabkan anda kurang semangat untuk bekerja. Bukan hanya itu. Hal ini juga dipengaruhi oleh pekerjaan yang letaknya jauh, akhirnya mengharuskan anda merantau, tinggal di rumah kos, atau tinggal ditempat lain yang jauh dari keluarga. Akhirnya waktu bersama keluarga pun menjadi hilang total. Bisa berkumpul pun terkadang hanya setahun sekali. Inilah salah satu alasan penyebab anda tidak merasakan kebahagiaan meski mendapat gaji banyak.

Demikianlah 3 alasan gaji banyak namun tidak bahagia. Ya kebahagiaan tidak bisa diukur dengan gaji banyak ataupun materi. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef