Alasan Cincin Kawin dikenakan di Jari Manis

Alasan cincin kawin dikenakan di jari manis. Cincin pernikahan adalah suatu perhiasan berbentuk melingkar yang digunakan oleh sepasang suami istri, sebagai tanda bahwa keduanya sudah sah saling memiliki. Selain itu, cincin pernikahan melambangka bahwa cinta dalam hubungan sepasang suami istri tersebut tidak akan berakhir dan akan bertahan selamanya.

Pada upacara pernikahan, ada salah satu proses yang memang tidak boleh terlewatka, yaitu tukar cincin. Cincin itu biasanya disematkan sang suami ke jari manisnya sang istri. Dan juga sebaliknya. Lalu mengapa cincin kawin dipasang di jari manis? Kenapa tidak di ibu jari, atau jari kelingking?

Memang setiap wilayah dan daerah itu memiliki budaya yag berbeda-benada, tapi penyematan cincin kawin dimanapun akan sama, yaitu di jari manis. Hal ini bermula sejak zaman dahulu, tepatnya pada abad ke-2 di daerah Mesir. Sejarah mengatakan pada masaitu penggunaan cincin kawin pada jari manis tangan kiri bertujuan untuk mendekatkan cinta seseorang dengan jantung. Karena mereka percaya ada syaraf khusus yang menghubungkan jari manis kiri dengan jantung.

Alasan Cincin Kawin dikenakan di Jari Manis
Ribuan tahun yang lalu, pada masa Yunani dan Romawi kuno, masyarakat sana mempercayai hal yang sama, yaitu penggunaan cinicn kawin pada jair manis tangan kiri. Kepercayaan mereka menyebutkan bahwa ada pembuluh vena amoris atau pembuluh darah cinta yang berada di jari manis tangan sebelah kiri ini terhubung langsung ke jantung.

Namun, di wilayah Eropa sempat terjadi perubahan kebiasaan penyematan cincin kawin tersebut. Pada masa itu, cincin kawin dikenakan pada jari manis tangan sebelah kanan, bukan sebelah kiri. Karena mereka beralasan bahwa tangan kanan lebih dominan daripada tangan kiri, mereka mengibaratkan sebagai simbol pernikahan yang akan semakin kuat serta tidak akan goyah meskipun banyak cobaan.

Namun tidak lama, pada tahun 1549 penggunaan cincin tersebut diprotes oleh seorang reformis Inggris. Pada tahun itu, sang reformis Inggris memprotes dengan mengenakan cincin kawin pada jari manis di tangan sebelah kiri. Perbedaan budaya itu tidak menimbulkan kontroversi, karena seua itu menurut kepercayaan masing-masing. Dan sampai sekarang juga kemungkinan ada yang masih menggunakan cincin pada jari manis tangan sebelah kiri, dan ada juga yang sebelah kanan.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef