4 Tanda Rumah Tangga Anda Dalam Kehancuran

Tidak adalah yang lebih buruk dari hancurnya rumah tangga atau sering disebut perceraian. Perceraian sangatlah buruk, hal ini karena berdampak buruk bagi pasangan yang bercerai juga bagi anak-anak mereka. Anak-anak akan kelihangan kasih sayang orang tua dan tak sedikit anak-anak korban perceraian yang tak terurus hingga akhirnya menjadi gelandangan yang jelas masa depannya. Pasti hal itu sangat disayangkan.

Tidak ada yang menginginkan perceraian. Namun faktanya perceraian tetap terjadi. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan jika pernikahan di Amerika 40-50 persen berakhir dengan perceraian. Penelitian tersebut dilakukan kepada 76 pasangan selama 14 tahun. Tidak hanya menemukan presentase perceraian saja, namun penelitian tersebut juga menemukan beberapa tanda-tanda perceraian.

Tanda-tanda tersebut bahkan diklaim bisa memprediksi kehancuran rumah tangga dengan tingkat akurasi hingga 93 persen. Lalu tanda-tanda apa saja yang muncul ketika rumah tangga di ambang perceraian. Berikut 4 tanda rumah tangga anda dalam kehancuran.
4 Tanda Rumah Tangga Anda Dalam Kehancuran

1. Terlalu banyak kritik

Dalam hidup berumah tangga tentu sangat di butuhkan sikap saling mendukung dan saling memahami, walaupun terkadang muncul beberapa kritikan hal itu wajar karena demi hal yang terbaik. Namun jika kritikan tersebut hanya di tujukan pada pasangan dan terjadi secara terus-menerus, hal ini dapat berakibat buruk pada hubungan. Kritikan yang sehat adalah kritikan yang berusaha merubah dengan memberikan solusi yang tepat. Namun jika kritikan di tujukan pada pasanga yang sudah di ambang perceraian, kritikan bukan bertujuan untuk merubah, namun bertujuan untuk menyalahkan dan saling menyalahkan. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan alasan untuk pergi darinya. Jika hal ini terus berlanjut tentu perceraian tak akan terelakan lagi.

2. Diam seribu bahasa

Dalam kehidupan rumah tangga pasti tidak lepas dari yang namanya permasalahan, beda pendapat, adu argumentasi bahkan pertengkaran. Namun bukan hal itu yang menjadikan perceraian, melainkan cara pasangan menyelesaikan masalah yang terjadi tersebut. Jika pasangan diam seribu bahasa dan tak mau berkomunikasi, berdiskusi untuk menyelesaikan masalah tersebut, hal inilah yang menjadi tanda dan penyebab hancurnya rumah tangga. Meskipun sangat sulit, cobalah untuk mengajak komunikasi pasangan anda sebeluk keadaan semaki buruk.

3. Mulai bersikap saling tak peduli

Sikap cue dan tidak peduli satu sama lain merupakan tanda-tanda nyata rumah tangga dalam kehancuran. Sikap seperti ini bisa diibaratkan sebagai ciuman kematian yang dapat merusak pernikahan siapapun. Ketika pasangan mulai bersikap tak peduli, mereka mulai kehilangan empati pada pasangan mereka. Hal ini tidak hanya terjadi pada masalah besar saja, namun juga terjadi pada masalah sepele seperti masalah belanja dan lain sebagainya. Ketika pasangan saling cuek dan tak mau tahu ini adalah tanda jika pasangan sudah kehilangan respek pada satu sama lain.

4. Sikap defensif

Sikap defensif yang ditujukan pasangan ketika pasangan tak mau disalahkan dan justru menyalahkan pasangannya. Sikap defensif juga ditangarai kerena seringnya seseorang bersikap seperti korban atas hal yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Jika hubungan sudah sering diwarnai saling menyalahkan dan tak mau disalahkan, lama-lama pernikahan akan berujung pada perceraian.  Untuk mengindari hal ini tentunya anda harus berintropeksi diri.

Demikianlah 4 tanda rumah tangga anda dalam kehancuran. Tanda-tanda tersebut mungkin sedang anda alami saat ini, namu  tak perlu panik, hal itu tidak berbahaya selama tidak terjadi secara terus-menerus. Ketika tanda-tanda tersebut mulai muncul, baiknya segeralah benahi agar tak berahir buruk. Semoga informasi diats bermanfaat. Terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef