Piala Dunia 2022 Akan Disiarkan Dibawah Air

Piala Dunia merupakan event olah raga terbesar sedunia. Negara manapun  pasti ingin ikut serta tampil dalam event 4 tahunan ini. Ketika piala dunia di mulai, semua mata dan semua perhatian akan tertuju pada event olah raga terakbar sejagat ini. Bahkan berbulan-bulan sebelum even ini di mulai demam Piala Dunia  menyebar luas.

Tidak hanya para pemain dan negara peserta saja yang di buat heboh dengan adanya event 4 tahunan ini, Namun semua masyarakat sejagat akan larut dalam event 4 tahunan ini. Ketika Piala Dunia ini berlangsung, semua media dunia akan memberitakan tentang berjalannya pertandingan-pertanding sepak bola antar negara di dunia ini.

Piala Dunia memang selalu di tunggu oleh siapapun. Namun sepertinya Piala Dunia pada tahun 2022 akan berbeda dengan Piala Dunia sebelum-sebelumnya. Hal ini dikarenakan Qatar yang sebagai tuan rumah akan membangun studio yang tak terduga sebelumnya, yakini di bawah air.

Benarkah Piala Dunia 2022 Akan Disiarkan Di Bawah Air

Keseriusan Qatar dalam dalam menyelenggarakan perhelatan empat tahunan ini memang tidak main-main. Setelah sekretaris Jendral Panitia Piala Dunia Qatar 2022 telah mempersiapkan pembangunan Stadion bertegnologi canggih akan selesai pada tahun ini. Mereka juga menerapkan tegnologi garis gawang seperti yang telah di terapkan pada Piala Dunia Brazil 2014 kemarin.

Suhu di Qatar yang sangat ekstrim membuat banyak orang Eropa khawatir. Namun Qatar sebagai tuan rumah menjanjikan dan memastikan bahwa semua pemain dan penonton akan terhindar dari cuaca panas. Stadion pertama dengan tegnologi Coolling akan selesai tahun ini juga.

Terobosan demi terobosan di lakukan oleh pihak penyelenggara. Tidak sampai disitu saja. Bahkan tersiar kabar jika pihak penyelenggara akan mempertimbangkan pembangunan studio peyiaran di bawah air.

Prosek pembangunan ini sendiri menelan biaya yang snagat besar. Hal ini wajar, karena lokasi pembangunan yakni di dalam air. Rencananya studio tersebut sepenuhnya akan di gunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022.

Diperkirakan pembangunan studio penyiaran ini akan memakan biaya sebesar 30 juta dollar atau setara dengan 386,8 Miliar rupiah. Biaya ini akan di tangani oleh Patric Douglas, pimpinan Reff Worlds. Dia menyatakan bahwa pihak penyelenggara sangat menyukai dengan desain studio yang ditawarkan tersebut. Rencananya Studio tersebut akan di bangun di dalam aqurium raksana dengan dilengkapi makhluk hiudp didalamnya.

Keputusan penyelenggara menyerahkan proyek ini kepada Reef Worlds dirasa sangat tepat. Hal tersebut dikarenakan perusahaan tersebut merupakan perusahaan pengembang wisata bawah laut terbaik didunia yang bermarkas di Los Angles, Amerika Serikat.

Jika proyek ini terwujut tentunya kita akan disugguhkan pertandingan Piala Dunia yang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Bagaimana menurut anda? Kita tunggu aja di Piala Dunia 2022.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef