Masalah Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui

Kehamilan merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang baru menikah. Kehamilan sering kali membuat hubungan suami istri semakin romantis. Kehamilan juga menandakan tingkat kesuburan suami istri sangat baik dan tidak memiliki masalah dalam kesehatan. Dengan adanya tanda-tanda kehamilan pada sang calon ibu, hadirnya sanga buah hati tinggal menunggu waktu saja. Keluarga akan semakin lengkap dengan hadirnya sang buah hati.

Kehamilan memang moment yang sangat menyenangkan bagi para pasangan yang baru menikah, namun terkadang kehamilan tidak berjalan sesuai yang kita inginkan. Sangat penting bagi anda untuk mendapatkan perawatan sebelum dan selama kehamilan untuk mengurangi resiko komplikasi kehamilan.

Gejala-gejala kehamilan memang dirasa tidak mengenakan bagi calon ibu. Namun itu adalah hal yang biasa dan wajar terjadi pada semua wanita hamil. Namun ada juga kondisi yang lain harus anda perhatikan. Komplikasi dapat melibatkan ibu dan janinnya. Berikut masalah kehamilan yang wajib anda ketahui.
Masalah Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui

1. Preklampsia 

Ini adalah hal serius yang terjadi pada 5 % wanita hamil.  Anda akan didiagnosa  Preklampsia  jika memiliki tekanan darah tinggi dan protein dalam urin atau liver atau ginjal abnormal setelah 20 mingu masa kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan tekanan meningkat pada arteri dan bisa membuatnya mencapai plasenta yang berfungsi menyediakan oksigen dan nutrisi untuk janin.

2. Aktivitas janin menurun

Dengan terus merasakan dan memeriksakan aktivitas janin ke dokter. Ibu dapat mengetahui kesehatan janinnya. Janin akan terasa aktiv di usia-usia tertentu dan sering dirasa menendang-nendang diperut sang ibu. Walaupun kesadaran ibu berbeda-beda, namun sangat penting untuk selalu memantau aktivitas janin anda.

3. Keguguran

Keguguran adalah kondisi yang paling ditakuti oleh calon ibu. Keguguran adalah kegagalan  kehamilan pada usia 20 minggu pertama. 10-20%  mengalami keguguran. Keguguran sering terjadi di usia 12 minggu pertama akibat ke abnormalan kromosom, masalah plasenta, infeksi dan masalah lainnya.

4. Kehamilan eptopik

Hal ini terjadi karena pembuahan sel sperma tidak didalam rahim. 1 dari 50 kehamilan mengalami ini. Pembuahan yang terjadi di saluran telur dapat mengancam ibu. Menghentikan kehamilan adalah jalan yang terbaik jika sudah terdeteksi.

5. Persalinan prematur

Persalinan ini terjadi jika usia kehamilan belum mencapai usia 37 minggu. Resiko ini biasaya berdampak pada si anak karena organ tubuh seperti  paru-paru dan otak tidak dapat berkembang normal di usia kehamilan minggu terahir.

Demikianlah Masalah Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui. Sebagai calon orang tua anda wajib mengetahu hal tersebut agar kesehatan anda dan janin anak terjaga. Semoga informasi diatas bermanfaat dan terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef