Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Paru-paru Basah

Dalam dunia medis paru-paru basah sebenarnya tidak dikenal, karena paru-paru basah dalam dunia medis disebut dengan Pneunonia yaitu infeksi satu atau dua paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur yang menyababkan organ paru-paru meradang sehingga berakibat kantong-kantong paru-paru atau alveoli penuh dengan nanah atau cairan sehingga kemampuan untuk menyerap oksigen menjadi berkurang. Sebelum penemuan antibiotik, sepertiga dari orang yang mengembangkan paru-paru basah kemudian meninggal dari infeksi ini. Maka dari itu penyakit paru-paru basah tidak bisa dianggap sepele.

Untuk lebih waspada kita harus mengenali ciri atau gejala paru-paru basah. Kebanyakan orang yang mengalami baru paru basah yaitu pilek dengan diikuti demam yang tinggi, dan batuk dengan memproduksi dahak. Dahak terkadang berubah warna dan kadang berdarah. Ketika infeksi mengendap di saluran udara, batuk dan dahak sangat mendominasi gelaja paru-paru basah.

 Paru-paru Basah

Berikut gejala-gejala paru-paru basah

- Batuk dengan dahak berwarna hijau, kuning, kecoklatan bahkan berdarah
- Sakit nafas dan sulit untuk bernafas
- Demam yang tinggi
- Panas dingin
- Masalah jantung
- Rasa sakit didada
- Sakit-sakit pada badan
- Rasa malas dan mudah lelah
- Mata berair
- Nafsu makan berkurang

Resiko paru paru basah

Siapapun bisa saja terserang penyakit pary-paru basah, namun paru-paru basah lebih mungkin menyerang pada orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah dan tidak bisa melawan klamedia.

1. Bayi dan anak-anak
2. Orang yang berusia 65 tahun keatas
3. Orang yang memiliki ketahan tubuh lemah atau terserang HIV
4. Orang yang bekerja dikonstruksi atau pertanian
5. Perokok
6. Suka minum minuman berakohol
7. Memiliki penyakit krosis, seperti penyakit jantung, paru-paru atau diabetes

Penyebab paru-paru basah

Seperti yang telah kita sebutkan diatas, paru paru basah disebabkan oleh infeksi yang jumlahnya sekitar 30 macam sumber infeksi. Penyebab utama adalah bakteri, virus, mikroplasma, jamur, dan berbagai senyawa kimia juga partikel. Virus sinsitial pernapasan (respiratory syncitial virus atau RSV), painfluenzae, influenzae, dan adenovirus merupakan yang paling kerap menyebabkan pneumonia atau paru-paru basah.

Cara mencegah paru-paru basah

1. Menghindari rokok

Rokok memang tidak baik untuk kesehatan bagi perokok maupun orang disekiranta, maka hentikanlah rokok mulai dari sekarang , walaupun terasa berat, namun faktanya rokok adalah sumber penyakit. Jika anda kesulitan anda bisa membaca cara ampuh berhenti merokok.

2. Jauhi alkohol

Tidak jauh beda dengan rokok, alkohol juga merupakan sumber dari berbagai penyakit. Jika anda mencintai kesehatan tubuh anda hindarilah minuman beralkohol dari sekarang, agar anda tidak terserang barbagai penyakit termasuk paru-paru basah.

3. Menjaga kebersihan

Anda ingin tubuh sehat, tentunya anda harus menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan anda, terutama kebersihan tangan anda, terutama tangan bisa menjadi perantara mikroorganisme kedalam tubuh yang bisa menyebabkan paru-paru basah.


Demikianlah informasi tentang Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Paru-paru Basah. Sayangilah tubuh anda dengan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh anda. Semoga informasi yang telah saya sampaikan bermanfaat dan terimakasih


Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef