Penyakit Lupus Dan Cara Mengobatinya

Penyakit lupus adalah salah satu penyakit autoimun, artinya sistem kekebakan tubuh atau imun malah menyerang sel-sel, jaringan atau oran tubuh sehat itu sendiri yang terjadi sevara terus menerus hingga terjadi peradangan kronis. Dengan demikian penyakit lupus juga bisa dikatakan sebagai penyakit peradangan kronis autoimun.

Penyakit lupus salah satu penyakit yang mematikan dan setara dengan penyakit kanker. Banyak yang meninggal dunia dikarenakan menderita penyakit ini. Penyakit Lupus menyerang pada sistem kekebalan tubuh manusia secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh. Ciri ciri Penyakit Lupus yaitu apabila menyerang dada maka akan timbul rasa sakit sehingga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan pada saat bernapas.

Ada beberapa gejala penyakit lupus antara lain:

1. Gejala umun yaitu penderita akan sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, pegal-pegal dan persendian sakit.

2. Ada ganguan pada pencernaa seperti diare, sariawan yang terus menerus dan demam tinggi yang berkepanjangan.

3. Penderita akan mengalami anemia, karena sel-sel darah merah akan hancur, bila menderita penyakit ini.

4. Pada kulit penderita akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu, dan ruam merah yang memiliki cakram yang dapat munsul dibagian kulit diseluruh tubuh. Ada juga kulit penderita yang mudah gosong karena terkena sinar matahari.

Jika anda mengalami kejaga di atas baiknya anda segera memeriksakan cek darah anda untuk memastikan apakah anda positif menderita penyakit lupus atau tidak.

Penyebab penyakit lupus

Penyakit lupus disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sehat pada tubuh itu sendiri. Hal itu bisa terjadi kemungkinan sebagai hasil kombinasi genitika dan lingkungan. Penyebab penyakit lupus belum diketahui secara pasti, namun telah diketahui beberapa pemicu potensial, yaitu:

1. Sinar matahari

Sinar matahari bisa menyebabkan penyakit lupus bagi orang-orang yang rentan, karena pada orang-orang yang rentan dapat menimbulkan lesi pada kulit yang merupakan gejala penyakit lupus atau memicu respons internal

2. Obat-obatan

Lupus dapat dipicu oleh beberapa jenis obat anti kejang, obat tekanan darah, antibiotik. Orang yang gejala penyakit lupus timbul karena minum obat tersebut, biasanya gejala tersebut juga akan hilang jika orang tersebut berhenti minum obat.

Penyakit Lupus Dan Cara Mengobatinya

Cara mengobatinya.
Penyakit lupus bisa diobati berdasarkan jenis gejalanya yang muncul. Namun tidak semua gejala muncul pada semua orang yang menderita penyakit lupus. Lupus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang.

Obat penyakit lupus yang sering digunakan antara lain yaitu:

1.Obat anti-inflammatory non steroid (NSAID=non steroid anti-inflammatory drugs)

NSAID over-the-counter atau yang dijual bebas, seperti naproxen dan ibuprofen, dapat digunakan untuk mengobati nyeri, pembengkakan dan demam yang berhubungan dengan lupus. NSAID yang lebih kuat harus dengan resep dokter. Efek samping dari NSAID antara lain pendarahan lambung,masalah ginjal dan peningkatan resiko masalah jantung.

2. Obat anrimalaris

Obat yang biasa dipakai untuk mengobati malaria ternyata juga dapat digunakan sebagi obat lupus. Seperti hydroxychloroquine (Plaquenil), juga dapat membantu mengendalikan lupus. Efek samping yaitu sakit perut dan kerusakan pada retina mata.

3. Obat Kortikosteroid

Prednison dan jenis kortikosteroid lain digunakan sebagai obat lupus karena melawan peradangan, tetapi sering menghasilkan efek samping jangka panjang yaitu diabetes, kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi dan meningkatkan  resiko infeksi. Namun dengan dosis yang tepat dan dengan petunjuk dokter, efek tersebut didikurangi.

4. Obat penekan kekebalan tubuh

Obat yang menekan sistem kekebalan tubuh dapat membantu dalam kasus lupus yang berat. Efek samping obat ini adalah peningkatan resiko infeksi, kerusakan hati, penurunan kesuburan, dan peningkatakan resiko kanker.

Demikian lah informasi tentang penyakit lupus. Bagaimana menurut anda, jika anda mengalami gejala seperti di atas baiknya anda sesegera mungkin memeriksakan kesehatan anda ke dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat dan terimakasih.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef