10 Tahun Mengenang Stunami

Masih teringat jelas di ingatan kita tentang dasyatnya bencana Stunami pada tanggal 26 Desember 2004 di negara kita tepatnya di Banda Aceh dan Sumatra Utara. Stunami tersebut merupakan bencana terbesar didunia selama 10 tahun terakhir. Bencana tersebut telah merengut lebih dari 200 korban jiwa dan ribuan warga lainnya kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, dan keluarganya.

Kini 10 tahun telah berlalu, tak ada salahnya kita mengingat kembali bencana terdasyat tersebut. Peringatan mengenang 10 tahun peristiwa Stunami akan di pusatkan dilapangan  Blang Padang Banda Aceh, Jum'at 26 Desember 2014. Peringatan tersebut akan dihadiri 35 perwakilan negara dari Malaysia hingga Rusia.

Selain duta-duta besar negara yang pernah membantu aceh dulu paska stunami, 35 perwakilan lembaga Donor Nasional dan Internasional yang terlibat dalam pemulihan Aceh mengonspirasi akan kehadirannya. Menurut beberapa negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Jepang meminta kepada panitia untuk menyediakan waktu mengutarakan komentar resminya atas Stunami Aceh.

Perwakilan negara yang akan hadir antara lain., Amerika Serikat, Inggris, Sudan, Jerman, Swedia, India, Jepang, Perancis, Tiongkok, Kuwait, Venezuala, Swiss, Irlandia, Singapura, Italia, Belanda, Belgia, Portugal, Denmark, Rusia, Turky, Australia, dan lain-lainnya.

Ketua panitia 10 tahun mengenang Stunami, Azari Hasan mengatakan persiapan sudah dimatangakan, aneka kegiatan akan dilaksanakan dari tanggal 25 hingga 28 Desember 2014.

Kamis malam tanggal 25 Desember 2014 akan dilaksanakan Dzikir doa bersama dan Tauziah  yang akan dipimpin oleh Syeh Ali Jaber di amsjid raya Baiturrohman dan keesukannya pada tanggal 26 Desember 2014 adalah acar puncak yang kemudian dilanjutkan pemberian penghargaan untu negara-negara dan lembaga-lembaga donor yang membantu Aceh.

Pada malam harinya akan digelar pertunjukan seni apresiasi aceh untuk dunia, yang akan disuguhkan oleh seniman-seniman Nasional dan Internasional, Yang kemudian akan dilanjutkan pameran kreatif dan kebencanaan yang akan digelar dilapangan blang padang, serta pameran foto di musium stunami. Acara akan ditutup pada tanggal 28 Desember 2014 dengan menggelar lomba maraton yang akan diikuti 3000 peserta.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

wdcfawqafwef